Kamis, 13 Maret 2014

Makam Ki Jenggot Tak Boleh Diziarahi

Ki Jenggot dikenal sebagai leluhur Situ Burung yang melegenda. Pada masa silam, Ki Jenggot adalah seorang pendekar pilih tanding. Kesaktiannya menggaung melewati wilayah Bandung. Banyak pendekar ketika itu, ogah berhadapan dengan tokoh yang satu ini. Namun sudah takdir Yang Kuasa, Ki Jenggot harus tewas dalam memperebutkan mata air Pelabuhan Bulan. Kini makamnya dikeramatkan, tapi tak boleh diziarahi orang.

Kisah tentang Situ Burung ada beberapa versi. Namun tiap-tiap versi punya ujung pangkal yang sama. Itu artinya, semua kisah itu bermuara pada satu hal, yakni Pelabuhan Bulan. Pelabuhan Bulan sebagai pusat mistik kawasan Situ Burung, kini hanyalah sebidang tanah mirip bukit mini. Dulunya, Pelabuhan Bulan adalah pulau mungil yang terletak di tengah danau (Situ Burung). Di tempat inilah dahulu kala, para pembesar sering beristirahat sambil menikmati kesenian gamelan dan wayang golek. Sesekali mereka melayari danau yang berair jernih.

Makan korban

Tatang Suparman (62), Kaur Kesra Desa Katapang, menuturkan bila Pelabuhan Bulan adalah pusat Situ Burung. Tak jelas benar, mengapa tanah seonggok itu dinamakan Pelabuhan Bulan. Tapi yang pasti, areal sekitar danau yang dulu belum punya nama itu dikuasai desa. Untuk membiayai pemerintahan desa, maka tanah-tanah itu disewa kepada penduduk untuk digarap. Saratnya, sipenyewa menyerahkan sekian persen hasil panen untuk lumbung desa sebagai pajak. “Entah kenapa, banyak warga menunggak pajak itu. Maka Kepala Desa waktu itu menyita tanah-tanah itu dari penggarapnya,” cetus Tatang.

Danau Situ Burung sendiri sejak lama dikenal sanget (angker). Konon, bila ada yang memancing di Situ Burung sambil membakar menyan hitam, ia pasti akan mendapat banyak ikan. Tentu saja, selain membakar menyan hitam, ada mantera-mantera yang harus dibaca. Secara fisik danau ini memang indah. Tidak heran bila banyak para pembesar yang sering kongkow-kongkow di sana, atau melayari danau diiringi gamelan. Tatang Suparman menceritakan, suatu ketika terjadilah musibah besar.

Ada satu grup gamelan tengah menghibur para pembesar sambil berlayar di danau Situ Burung. Sementara para pembesar itu menyaksikannya di Pelabuhan Bulan. Tiba-tiba saja, terjadi bencana. Muncul putaran air dari sumber mata air dekat Pelabuhan Bulan. Putaran air itu lama-lama makin besar, dan menyebabkan air danau bergelora. Tak pelak, perahu yang mengangkut kelompok kesenian gamelan terombang-ambing. Fatalnya, perahu pun karam, lalu tenggelam. Sinden dan para pengiringnya turut tenggelam. Jenazah mereka pun tak pernah ditemukan. “Karena itulah jangan heran kalau sewaktu-waktu di Situ Burung sering terdengar suara gamelan gaib,” tutur Tatang.

Seiring perjalanan waktu, banyak yang menginginkan danau (Situ Burung) dikeringkan dan dijadikan sawah agar lebih produktif. Penguasa kawasan itu setuju, dengan sarat, setiap tahu harus memberangkatkan haji dua warga Situ Burung ke tanah suci Mekkah. Itulah syarat, sekaligus menjadi tumbal mengeringkan air danau. Setelah terjadi kesepakatan, maka air Situ Burung pun dikeringkan. Sumber mata air yang terletak di Pelabuhan Bulan ditutup. Setelah kering, tanah bekas danau dikavling-kavling dan dijadikan sawah.

Pada tahun-tahun pertama, jelas Tatang, setiap usai panen, para penggarap selalu mengirimkan dua orang warganya ke tanah suci. Tapi, lama kelamaan penduduk semakin banyak. Yang menggarap sawah pun semakin banyak pula. Seiring dengan itu, orang-orang yang dulu menggarap sawah banyak yang dimakan usia. Mereka mulai melupakan syarat mengirimkan haji dua warga tiap tahun. Karena itulah “penguasa” danau sering minta tumbal setiap tahun. Misalnya, ada pendatang yang mendadak kena penyakit, lalu meninggal dunia.

Bukan hanya itu, karena bertambahnya penduduk pula, mahluk gaib dan dedemit yang ada di Situ Burung mulai merambah hingga ke jalan raya. Makanya sering kali pengguna jalan di sana yang melihat penampakan wanita cantik, atau kucing-kucing siluman. Bukan hanya itu, sering pula orang di Situ Burung melihat ikan emas warna hijau dan merah. Atau ikan gabus raksasa dan sapi putih bernama si dongkol. Pernah ada seorang petani melihat belut yang banyak sekali. Ia lalu mencangkul kepala belut itu hingga kepalanya putus. “Sampai dirumah orang itu sakit, lalu meninggal dunia,” kata Tatang.

Makam Ki Jenggot

Masih seputar Situ Burung, ketika itu terjadi rebutan penguasaan sumber mata air yang terletak di Pelabuhan Bulan. Mata air itulah yang mengairi danau selain karena hujan dari langit. Namun, bila mata air dipertahankan, maka ada kemungkinan danau Situ Patenggang mengering. Karena itulah, pendekar di sana meminta agar mata air Situ Burung ditutup lalu dijadikan sawah. Dan untuk mengairi sawah itu, air Situ Patenggang akan dialirkan ke sana melalui mata air di Pelabuhan Bulan.

Menurut Asep Taufik Rahmat, terjadilah pertarungan antar pendekar saat memperebutkan mata air tersebut. Dalam pertarungan yang terjadi di Pelabuhan Bulan, banyak pendekar berguguran. Jumlah mereka banyak. Setelah tewas, para pendekar itu dimakamkan secara massal di sudut danau. Kini lokasi pemakaman itu menjadi bangunan STM di blok Ceuri, Situ Burung. Bukti kuburan massal itu adalah saat penggalian sumur di sekolah itu, para penggali menemukan tulang belulang dan tengkorak manusia.

Nah, untuk menghentikan pertumpahan darah ketika itu, para pendekar Situ Burung berikrar, bila jagoan mereka Ki Jenggot bisa dikalahkan, maka mata air Pelabuhan Bulan akan diserahkan. Akhirnya dalam sebuah pertarungan, Ki Jenggot yang terkenal sebagai pendekar pilih tanding bisa dikalahkan. Kabarnya, Ki Jenggot sengaja mengalah supaya tidak terjadi pertumpahan darah lagi. Mayatnya lalu dimakamkan di Blok Pasung, tak jauh dari Pelabuhan Bulan. Hingga kini makam Ki Jenggot masih ada dan dikeramatkan orang. Namun uniknya, makam itu tak pernah terlihat diziarahi orang.

Menurut H Saidin, buyut Ki Jenggot, selain keluarga, makam Ki Jenggot tak boleh diziarahi. Alasannya, untuk menghindari adanya pengkultusan terhadap sosok Ki Jenggot. “Jangan sampai ada menyalahgunakan ziarah kubur untuk perbuatan syirik,” tandas H Saidin. Makam Ki Jenggot sendiri, kata H Saidin, sering menunjukkan kejanggalan. Misalnya, bila tangan dimasukkan ke dalam tanah makam, ketika dicabut selalu muncul bau harum yang merebak ke mana-mana. ***


-----------------------------------------
H. Saidin (85), buyut ki Jenggot, sesepuh Desa Katapang

Situ Burung ibarat gudangnya keanehan. Di sinilah kebesaran Tuhan sering diperlihatkan. Salah satu keanehannya adalah muncul pohon Kalimala di Pelabuhan Bulan. Pohon itu muncul secara mendadak, tanpa diketahui asal usulnya. Bukti lain adanya kisah masa lalu adalah terdapat cadas (batu) ngampar. Konon diatas tempat itu orang sering duduk-duduk sambil menikmati keindahan danau Situ Burung di masa lalu.

Keberadaan makam Ki Jenggot, kakek buyut saya, juga fenomena lain Situ Burung. Banyak yang berniat menziarahi makam Ki Jenggot, tapi kami pihak keluarga melarang. Kami khawatir makamnya dijadikan tempat untuk kepentingan lain. Sehingga bisa mengarah kepada perbuatan syirik. Meski sering muncul kejadian aneh, semua itu harus ditanggapi sebagai kebesaran Yang Maha Kuasa. Karena Kuasa Nyalah semua itu bisa terjadi. Selain itu bisa menjadi sarana untuk mempertebal keimanan kita. *

-----------------------------------------
Tatang Suparman (62), perangkat desa Katapang

Air Situ Burung bersumber dari Situ Patengang. Tanah danau asalnya dari sitaan lurah karena para penyewa tanah tidak sanggup membayar pajak hasil panen kepada lumbung desa. Sekarang ini istilahnya pajak. Saat itu banyak yang ingin ingin kawasan Situ Burung dikeringkan dan dijadikan sawah. Tapi ada syarat, yakni memberangkatkan tiap tahun naik haji, sebagai tumbalnya.


Karena penduduk semakin banyak, yang menempati areal bekas danau pun semakin banyak pula. Ditambah orang-orang pada masa lalu sudah banyak yang tua dan meninggal dunia. Maka orang pun mulai lupa adanya perjanjian dahulu kala untuk memberangkatkan haji dua warga setiap tahun.

Karena lupa syarat itulah penunggu Situ Burung minta tumbal. Tumbalnya antara lain warga baru yang terkena serangan penyakit, terus meninggal dunia. Kejadian-kejadian gaib paling sering terjadi pada kurung 1970 ke bawah. Sekarang kejadian-kejadian aneh itu sudah jarang. Yang mengalami pun kebanyakan para pendatang. *

----------------------------------------
Asep Taufik Rahmat (19), warga Situ Burung

Meski sering mengalami kejadian gaib, saya sudah terbiasa. Suatu ketika saya pernah melihat di tengah sawah ada keramaian. Suasananya hiruk pikuk. Selokan kecil yang sehari-hari saya lihat, saat itu berubah menjadi jalan besar. Kalau saya amati, jalan itu menuju ke arah keraton kerajaan jin. Orang-orang berlalu lalang di jalan itu. Suasananya mirip seperti pasar rakyat.

Ketika saya mendalami ilmu tenaga dalam di sebuah perguruan silat, saya mulai merasakan getaran-getaran kuat di Situ Gunung. Bahkan saya bisa berdialog dengan jin yang menunggu kawasan Situ Burung. Salah seorang jin yang menunggu pohon Tanjung di tengah sawah, bernama Mbah Munaja, akhirnya masuk Islam.

Bukan hanya itu, di kawasan Situ Burung pula saya kedatangan raja jin dari Bermuda. Konon, itulah jin peliharaan presiden AS, Geroge W. Bush. Jin ini datang karena ingin menjajal ilmu. Selain itu, di Situ Burung pula saya kedatangan jin dari Timur Tengah, tepatnya dari Afganistan. Namanya Ki Hamka. Dia mengaku tahu letak persembunyian Osama Bin Laden, tapi dia bersumpah tidak akan membuka rahasianya. Semua itu saya alami di Situ Burung. *

Sumber: http://ekorisanto.blogspot.com/2009/08/jejak-mistik-situ-burung.html

2 komentar:

  1. Sekian lama saya bermain togel baru kali ini saya
    benar-benar merasakan yang namanya kemenangan 4D 0234
    dan alhamdulillah saya dpat Rp 150 juta dan semua ini
    berkat bantuan angka dari KI ARIB WIDODO Sekian lama saya bermain togel baru kali ini saya
    benar-benar merasakan yang namanya kemenangan 4D 0234
    dan alhamdulillah saya dpat Rp 150 juta dan semua ini
    berkat bantuan angka dari KI ARIB WIDODO
    karena cuma Beliaulah yang memberikan angka
    goibnya yg di jamin 100% tembus awalya saya
    bergabung hanya memasang 100 ribu karna
    saya ngak terlalu percaya ternyatah benar-benar
    tembus dan kini saya ngak ragu-ragu lagi untuk memasang
    angkanya,,,,buat anda yg butuh angka yang dijamin tembus
    hubungi KI ARIB WIDODO di no 082-369-439-555
    insya allah beliu akan menbatu kesusahan
    anda apalagi kalau anda terlilit hutang trima kasih….?

    BalasHapus
  2. KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.

    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.


    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.




    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.

    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.


    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.


    BalasHapus